Minggu, 02 Februari 2014

Minggu Para Buruh

Dear...

Bagaimana minggumu? Bukankah ini waktunya kau sedikit lebih lama di tempat tidur, atau mengulur waktu di bathtubmu? Sementara kertas kertas berserakan di mejaku. Lalu peluh perlahan lolos dari alas jilbabku. Kau tetap bergelung di bawah selimut hangatmu, mengabaikan lapan belas derajat yang percuma.

Dear...

Bagaimana minggumu? Bukankah kau harusnya bercerita tentang tempat tempat indah yang sempat singgah di pijakmu, atau menebar gambar gambar yang di dalamnya kau tersenyum lebar? Sementara jemariku begitu ingin lepas dari tuts tuts menyebalkan. Lalu mataku meminta perlindungan dari layar di depan. Kau tetap melepas titik terjauhmu di hamparan biru surga, khilaf pada terik yang menerbitkan dahaga.

Dear...

Mingguku. Baru saja berakhir di kantor. Dengan cerita buruk di ujungnya. Semoga tidak jika itu tentangmu.

       -- @Amy_AWP

Tidak ada komentar:

Posting Komentar