Bukan aku lagi yang pada pagi hari
kau bangunkan dengan gelitikan
sementara aku terus menahan senyuman
membuka lebar hati dengan hati-hati
Bukan aku lagi yang pada siang hari
terjebak dalam kertas-kertas yang menyilaukan
lalu dicarimu aku di bagian kata-kata yang terlupakan
ucapan selamat siang lebih dari sebuah yang tanpa arti
Bukan aku lagi yang pada sore hari
melepas segala panas dengan satu hembusan
dan kau damaikan dengan senyuman
terus begitu hingga matahari bunuh diri
Bukan aku lagi yang pada malam hari
istirahatkan kepala di bawah bayangan
mimpi yang semakin jadi harapan
satu yang kurasa tak akan pernah mati
Lalu mati.
Ternyata mati.
Bukan aku lagi.
Ternyata dia kini.
Kantor, 19 November 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar