Ini adalah sebuah kemungkinan yang
terlalu sering benar
Bahwa yang memendam enggan padam
pada pasrah yang gundam
Dan permainan selalu temukan
celah untuk hancur di
sela guruh yang paling pelan
Ini adalah sebuah kemungkinan yang
bisa jadi benar
Bahwa pada setiap lengang aku meradang
Luka menyembuh enggan
Dan kau memikat gelak
tanpa mengerti cara mengelak
Ini adalah sebuah kemungkinan yang
pada akhirnya benar
Bahwa di belakang tirai rindu merinai
diam diam serupa gerimis
berjinjit tenang meredam bengis
Menyengsarakan kepala tentang
menyegerakan pahala yang
masih di bawah bayang
Ini adalah sebuah kemungkinan yang
lebih baik tak benar
Sebab hati
pada akhirnya nanti
akan temukan jalan pulang sendiri
di suatu pagi
Mengecap suci
Mengecup dahi
Sampai saat itu saja, tuan
biarkan ini berjalan, pelan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar